Yuk Kenali Perbedaan Deposito dan Tabungan

Yuk Kenali Perbedaan Deposito dan Tabungan

HDfilm Kablosu – Kebanyakan orang yang ingin mulai berinvestasi tanpa harus takut dengan resiko eringkali tidak tahu perbedaan deposito dan tabungan.

Padahal keduanya berbeda dari segi konsep maupun bunga yang diterima.

Tapi secara umum deposito dan tabungan menjadi produk yang paling sering dipilih oleh mereka yang ingin menginvestasikan hartanya tanpa resiko besar.

Apa sih bedanya deposito dan tabungan

Masih banyak orang yang belum mengetahui secara pasti perbedaan antara tabungan dan deposito pada umumnya.

Berikut 3 perbedaan paling mencolok di antara keduanya:

Suku bunga deposito lebih tinggi dari tabungan / deposito bank

Satu hal yang menjadi pembeda yang sangat jelas adalah besarnya suku bunga.

Keuntungan memasukkan dana Anda ke dalam deposito berjangka adalah Anda memperoleh tingkat bunga yang lebih tinggi daripada jika Anda menyimpan dana di rekening tabungan.

Pada tahun 2020, suku bunga deposito saat ini berkisar antara 3% hingga 5% per tahun, sedangkan suku bunga deposito biasa hanya 0,0% hingga 1%.

Tak jauh berbeda, produk tabungan seperti deposito juga menawarkan tingkat bunga yang masih di bawah bunga deposito.

Dengan adanya perbedaan suku bunga ini, tentunya Anda akan mendapatkan keuntungan lebih jika menyimpan uang dalam bentuk deposito dibandingkan dengan tabungan biasa.

Misalnya, Anda punya uang tunai Rp 10 juta. Dana sebesar ini lebih baik jika disimpan dalam bentuk deposito, di mana Anda bisa memperoleh bunga dalam kisaran 3% hanya dalam 1 bulan penyimpanan.

Cukup menguntungkan sebagai simpanan, bukan?

Dari segi suku bunga simpanan, Anda juga bisa berinvestasi pada suku bunga simpanan yang Anda dapatkan melalui sistem Automatic Roll Over.

Nantinya bunga investasi deposito Anda bisa meningkat karena kemungkinan bunga majemuk.

Fleksibilitas Penarikan Uang

Seperti yang Anda ketahui, Anda dapat menarik dana dari rekening tabungan Anda kapan saja.

Ini adalah pembeda kedua antara tabungan dan deposito berjangka.

Sebab, jika Anda menabung apa yang ada di deposito, Anda tidak bisa sembarangan mengambil atau membelanjakan uang Anda hingga tanggal jatuh tempo tiba.

Jadi maklum, jika uang yang disimpan di deposito tidak bisa sembarangan, ada jangka waktu (tenor) tertentu yang harus dilalui hingga jatuh tempo, barulah uang Anda bisa digunakan.

Jenis tenor deposito adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan.

Catatan, jika Anda menagih sebelum tanggal jatuh tempo, ada biaya penalti yang harus dibayarkan.

Tabungan untuk investasi, tabungan untuk tabungan

Bunga deposito yang lebih tinggi dari bunga deposito menjadikan tabungan sebagai produk investasi.

Sebagai produk investasi, deposito merupakan produk investasi yang paling tidak berisiko, namun keunggulan dari sisi suku bunga juga paling kecil di antara produk investasi lainnya seperti saham, reksa dana dan obligasi.

Bagi Anda yang awam dengan investasi, deposito bisa menjadi langkah awal dalam berinvestasi.

Namun, bagi Anda yang sudah mahir berinvestasi, deposito juga bisa dijadikan pilihan untuk melakukan diversifikasi produk investasi guna meminimalisir risiko.

Perhatikan, produk tabungan seperti tabungan biasa atau tabungan berjangka bukanlah bentuk investasi.

Karena tabungan adalah tempat bagi Anda untuk menyimpan / menyimpan uang yang akan digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari, serta tabungan untuk dana darurat.

Penarikan yang fleksibel, bunga rendah, dan biaya administrasi bulanan membuat tabungan tidak termasuk dalam produk investasi.

Demikianlah perbedaan deposito dan tabungan yang terlihat secara kasat mata.

Pada intinya simpanan berjangka dalam bentuk deposito masih jauh lebih menguntungkan daripada simpanan biasa karena bunga yang diterima jauh lebih tinggi.

Bagi orang biasa, simpanan dalam bentuk deposito bunga tinggi jauh lebih masuk akal bagi kebanyakan orang ketimbang menyimpan uang dalam bentuk tabungan.

Karena itulah menyimpan uang dalam bentuk deposito dianggap lebih masuk akal ketimbang menabung dengan cara biasa.

Leave a Reply