Kredit mobil Tanpa DP: Mungkinkah terjadi?

Kredit mobil Tanpa DP: Mungkinkah terjadi?

HD Film Kablosu – Pembelian mobil bisa dilakukan dengan dua cara: kredit mobil tanpa DP atau dengan DP, dan membeli secara tunai.

Pembelian mobil dengan cara kredit tampaknya masih jadi pilihan sebagian besar orang. Walau begitu tetap ada saja yang memutuskan beli mobil dengan cara tunai. Namun jumlahnya bisa dihitung dengan jari.  

Di artikel ini kami akan membahas kredit mobil DP 0 persen. Walau sepintas tampak mustahil, karena biasanya aturan perbankan melarang kredit tanpa pembayaran uang muka, tetap ada cara untuk membawa pulang mobil tanpa menyetor DP atau uang muka.

Kredit mobil DP 0 persen: berlaku mulai Maret 2021

Melansir informasi dari beberapa media online seperti Tempo, misalnya, DP 0 persen untuk pembelian mobil secara kredit kabarnya akan mulai diberlakukan mulai Maret 2021 hingga akhir tahun.

Insentif tanpa DP itu disebut-sebut sebagai bagian dari misi pemerintah Indonesia yang ingin meningkatkan pembiayaan dunia usaha.

Dengan kata lain, kredit mobil DP 0 persen merupakan bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Lebih jauh lagi, kelonggaran pembelian mobil secara kredit tanpa DP itu kabarnya akan berlaku untuk semua jenis kendaraan. Dan lebih jauh lagi, itu semua dilakukan guna mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif.

Bank-bank yang menerima kredit mobil DP 0 persen

Ketika kita membeli mobil dengan cara kredit, ada pihak leasing alias perusahaan pembiayaan yang terlibat.

Pemerintah Indonesia mensyaratkan tidak semua perusahaan pembiayaan diberi izin untuk memberi kelonggaran DP.

Artinya hanya perusahaan pembiayaan yang rasio kredit bermasalah di bawah 5 persen yang boleh menjalankan kebijakan pembelian mobil dengan kredit tanpa DP.

Nah, dari sekian banyak perusahaan pembiayaan yang beroperasi di Indonesia, berikut daftar bank yang memberikan keringanan tersebut:

  • Bank Negara Indonesia
  • Bank Rakyat Indonesia
  • Bank Central Indonesia
  • Bank Panin
  • Bank Mandiri
  • Bank Permata
  • CIMB Niaga
  • Bank Tabungan Negara
  • Danamon

Resiko kredit mobil tanpa DP

Selalu ada resiko yang menghantui setiap kali kita bicara pembelian mobil secara kredit tanpa DP.

  • Cicilan yang makin besar

Tanpa DP berarti jumlah cicilan bulanan akan semakin besar. Perhitungan kasarnya begini: bila harga Toyota Avanza tipe E paling rendah Rp 188,45 juta, maka dalam jangka waktu 60 bulan kredit Anda mesti membayar cicilan kira-kira Rp 4,5 juta per bulan.

Jumlah itu jauh lebih besar ketimbang cicilan reguler (memakai DP), dimana Anda diharuskan membayar Rp 3,5 juta per bulan.

  • Memunculkan kredit bermasalah

Masalah ini akan muncul bila Anda tidak hati-hati dalam mengelola keuangan pribadi dalam kaitannya dengan cicilan mobil.

Jadi bila Anda memakai mobil untuk tujuan konsumtif, sebaiknya hindari beli mobil dengan cara kredit tanpa membayar uang muka.

Namun rasanya tidak jadi masalah bila Anda membeli mobil untuk tujuan yang produktif, misalnya sebagai sarana untuk mengambil kerjaan sampingan seperti jadi driver Grab Car atau Go Car.

Pertimbangkan hal berikut ini

Nah di atas Anda sudah mempelajari resiko serta untung-rugi mengambil mobil dengan cara kredit tanpa membayar DP.

Sekarang Anda bisa mempertimbangkan hal berikut ini sebelum memutuskan mengambil kredit semacam itu:

  • Tepat pilih perusahaan pembiayaan

Pilih perusahaan pembiayaan yang reputasinya baik, dan menawarkan DP 0 persen tanpa tipu-tipu.

Di titik ini, Anda sebaiknya memilih perusahaan pembiayaan yang sudah terdaftar di OJK.

  • Sesuaikan dengan kebutuhan

Pertimbangkan jenis kendaraan yang Anda butuhkan. Prinsipnya sesuaikan kebutuhan dengan kemampuan finansial pribadi.

Cermati betul harga mobil, jumlah cicilan, lama cicilan, dan bunganya. Kemudian jangan sampai memaksakan diri mencicil mobil yang harganya melampaui kemampuan bayar individu.

Ambil kredit mobil tanpa DP memang memungkinkan, tapi jangan sampai salah perhitungan.

Leave a Reply